Membuat Deterjen dan Sabun dari Buah Lerak

Deterjen konvensional terbuat dari berbagai macam senyawa kimia seperti builder, pewangi buatan, dan yang paling berbahaya adalah surfaktan. Surfaktan merupakan senyawa turunan minyak bumi yang berfungsi untuk menurunkan tegangan pada permukaan air atau membuat lebih permukaan menjadi lebih basah sehingga lebih mungkin untuk berinteraksi dengan minyak juga lemak. Kebanyakan deterjen konvensional menggunakan surfaktan yang berupa phosphat, alkyl benzene sulfonate, Diethanolamines , Alkyl phenoxy. Semua senyawa ini merupakan senyawa yang berasal dari sumber daya yang tidak dapat diperbarui (minyak bumi), beracun, tidak dapat terurai dalam waktu cepat, dan berbahaya bagi lingkungan.

Nah, tapi jangan kuatir, Indonesia ini sangat kaya dengan sumber daya alam, salah satunya adalah pohon lerak. 

Tentang Buah Lerak

Sapindus rarak de candole atau yang dikenal dengan sebutan lerak, klerak, atau lamuran ini merupakan pohon yang banyak tumbuh di hutan di Pulau Jawa. Biji buah lerak mengandung getah saponin, suatu alkaloid beracun, yang dapat menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci. Racun yang terkandung pada biji lerak ini juga berpotensi sebagai insektisida lho!

Manfaat Buah Lerak

Buah lerak memiliki segudang manfaat. Lerak dapat berfungsi sebagai pengganti sabun dan deterjen yang jauh ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan kita karena sabun dari buah lerak bersifat alami, sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit, tidak mengdandung senyawa kimia berbahaya, dan air sisa buangan sabun lerak sangat aman bagi lingkungan. Selain itu, Sabun lerak juga punya sifat yang halus sehingga tidak merusak pakaian dan juga sangat mudah dibilas sehingga hemat air!dan yang pasti #zerowaste karena setelah buah lerak digunakan untuk mencuci, buah lerak dapat dikomposkan!

Cara Menggunakan Lerak Sebagai Deterjen dan Sabun

1. Sebagai Pengganti Deterjen

Lerak dapat digunakan langsung sebagai pengganti deterjen dengan cara berikut:

  • Rendam 7-10 buah lerak selama 2 malam
  • Setelah 2 malam, buah lerak akan melunak, pencet buah lerak berulang kalin untuk mengeluarkan getah saponin
  • Pisahkan buah lerak dengan bijinya
  • Masukkan buah lerak yang lunak ke dalam kantong kecil
  • Masukkan ke dalam mesin cuci

Buah lerak dapat digunakan hingga getah saponin berangsur habis. Setelah getah saponin habis, buah lerak dapat dikomposkan

Cleaning

Buah Lerak

Rp50,000.00

2. Sebagai Pengganti Sabun Cuci Piring, Cairan Pembersih Lantai dll

Selain dapat digunakan langsung sebagai deterjen, buah lerak juga dapat digunakan untuk membuat sabun cair. Sabun cair ini nantinya bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti pengganti deterjen cair, cabun cuci piring, shampoo, dan cairan pembersih lantai.

Berikut cara membuat sabun cari dari buah lerak:

#1 Tanpa direbus

  • Rendam 20 buah lerak selama 2 malam bersama 1-2 liter air
  • Setelah melunak, pencet buah lerak hingga getah saponin yang terkandung di dalamnya keluar
  • Kocok atau blender campuran air dan getah buah lerak. Pada tahap ini, akan terbentuk busa
  • Bisa ditambahkan air perasan jeruk sebagai penyegar

#2 Dengan merebus

  • Rendam 20 buah lerak selama 2 malam bersama 1-2 liter air
  • Aetelah melunak, pencet buah lerak hingga getah saponin yang terkandung di dalamnya keluar
  • Rebus bersama dengan kulit jeruk atau jeruk nipis dengan api kecil selama 60 menit, tambahkan air sedikti demi sedikit jika berkurang

Aku sudah coba semua metode, dan semua hasilnya baik-baik saja! terutama untuk mencuci klodi anak ini akan sangat bagus sekali. Sebab, sabun dair buah lerak tidak akan menyebabkan penumpukan deterjen yang akan mengurangi daya serap kain klodi.

Yang perlu diperhatikan

  • Hindari kontak dengan mata karena akan sangat perih
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Sabun buah lerak mencuci bersih, namun jangan harapkan busa melimpah dan wangi berlebihan
  • Tidak ada yang gagal dalam proses pembuatan sabun lerak. Trial dan eror itu sangat diperlukan

Jadi tunggu apa lagi? Yuk buat sendiri sabun dan deterjenmu! Selamat mencoba dan bereksperimen yah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *