Iritasi Vagina Akibat Pembalut dan Cara Menghindarinya

Meskipun tergolong sebagai pembahasan yang sensitif untuk wanita, namun kita tetap perlu membahasnya karena kesehatan vagina adalah prioritas. Iritasi vagina sering kali tidak menjadi konsentrasi utama para wanita, pun dengan bahaya yang mengintai akibat iritasi yang berkepanjangan tanpa disadari. Berbagai penyakit kelamin siap menanti bila hal mendasar seperti kebersihan dan kesehatan vagina tidak diperhatikan. Ironisnya, salah satu sebab dari bahaya tersebut berasal dari salah satu siklus bulanan yang tidak dapat dihindari wanita, yaitu pemakaian pembalut saat menstruasi. 

Bagaimana iritasi vagina dapat terjadi?

iritasi vagina
  1. Iritasi vagina dimulai ketika kelembapan lapisan luar melebihi normal dan lebih sering bergesekan 

Segala yang berlebihan memang tidak baik, termasuk kelembapan. Kelembapan di area kewanitaan memang diperlukan, namun kadarnya tidak boleh melebihi batas. Bila area tersebut terlalu lembap, ditambah dengan gesekan yang berlebihan akibat pembalut yang dipakai, iritasi mudah sekali terjadi. 

  1. Kondisi kulit di lapisan kulit tanduk yang kotor dapat menyebabkan iritasi vagina

Keadaan kulit yang jarang dibersihkan, juga menjadi sebab iritasi semakin parah. Seringlah membersihkan area tersebut dan mengganti pembalut maksimal 3 jam sekali! 

Cara Menghindari Iritasi Vagina

  1. Sering membersihkan area vagina dan mengganti pembalut 

Iritasi vagina dapat dicegah dengan selalu menjaga kebersihan dan kelembapan area kewanitaan. Cobalah untuk rutin membasuhnya dengan air bersih dan sering mengganti pembalut anda dengan yang bersih. Apalagi saat volume darah haid yang keluar relatif banyak. Pastikan tidak ada kelembapan yang berlebih yang dibiarkan terlalu lama. Pilihlah juga pembalut dengan permukaan yang lebih halus untuk meminimalisir iritasi. 

  1. Mencoba alternatif lain seperti menstrual cup sebagai pengganti pembalut saat menstruasi 

Saat ini ada alternatif lain yang menawarkan jaminan bebas iritasi karena tidak menyebabkan gesekan berlebih, yaitu menstrual cup. Karena dibuat dari silikon yang lembut, dan ditempatkan di liang vagina, kita tidak perlu khawatir permukaannya akan melukai bibir vagina. Selain itu, kita tidak perlu terlalu sering menggantinya sebab daya tampung menstrual cup ini lebih besar dibanding pembalut. 

Sebenarnya mengganti pembalut konvensional dengan menstrual cup juga merupakan alternatif yang lebih sehat untuk jangka panjang. Pembalut konvensional pada umumnya dibuat dengan bahan-bahan kimia seperti klorin (pemutih), pestisida, pewangi dan pewarna. Zat-zat tersebut dapat membahayakan kesehatan, misalnya klorin yang memiliki sifat karsinogenik atau menyebabkan kanker.

Bahkan, dengan memakai menstrual cup, Kamu bisa menghemat uang karena biaya yang diperlukan lebih murah, lho! Tidak percaya? Kamu bisa baca ulasan Sustaination selengkapnya di Menstrual Cup vs Pembalut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.