Bahaya Sheet Mask terhadap Lingkungan

Siapa disini yang suka banget pakai sheet mask?

Belakangan sheet mask menjadi salah satu produk andalan yang wajib digunakan oleh pria dan wanita untuk mendapatkan kulit sehat dan glowing. Pasar sheet mask diprediksi akan terus tumbuh dan diperikakan akan mencapai nilai 37 milyar USD pada tahun 2020.

Namun, pernahkah kita berpikir kemana sheet mask itu akan pergi saat kita membuangnya ke tempat sampah? Apakah sheet mask akan terurai di lingkungan? atau malah berbahaya untuk lingkungan?

Masalah Kemasan

Sheet masks yang beredar secara umum memang sengaja dipasarkan sebagai produk sekali pakai, yang berarti setelah dipakai satu kali saja selama kurang lebih 15 menit, sheet masks akan langsung dibuang ke tempat sampah.

Desain kemasan sheet mask

Sheet mask biasa dikemas didalam kantong / kemasan yang terbuat dari kombinasi plastik dan aluminum, yang sangat sulit untuk di daur ulang atau diolah kembali. Pada banyak kasus, kemasan kombinasi plastik-aluminum ini akan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Seperti masalah plastik pada umumnya, plastik kemasan membutuhkan ratusan tahun untuk terurai dan berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kehidupan masyarakat di sekitar TPA.

Salah satu online shop Korea, Yuuka House, telah melarang penjualan heet masks di website mereka. “sheet masks mungkin sangat baik untuk kulit kita, namun sangat berdampak buruk pada lingkungan. Itu mengapa Kami (Yuuka House) akan perlahan-lahan berhenti menjual sheet mask sekali pakai,” ujar Poppy Greenwood, founder Yuuka House.

Compostable Sheet Mask?

Sheet mask biasanya terbuat dari material sintetik seperti serat nylon tipis, serat microfiber dan serat sintetik lainnya yang terbuat dari bahan-bahan petrokimia. Hydrogel mask juga dibuat dari polimer sintetis — sejenis plastik, atau bioplastik. Hal ini membuat sheet mask atau hydrogel mask ini sulit untuk di daur ulang dan tidak dapat di komposkan, sehingga akan berakhir di TPA.

Beberapa produsen sheet mask menggunakan bahan natural seperti katun dan tencel, yang mungkin saja dapat dikomposkan. Namun, sayangnya, sheet mask menggunakan bahan-bahan kimia lain seperti silikon, yang membuat kulit terkesan ‘halus’ dan ‘glowing’, propylene dan butylene glycol yang berasal dari minyak bumi dengan proses ekstraksi yang tidak ramah lingkungan. Bahan-bahan kimia sintetis ini membuat sheet mask dengan bahan natural seperti katun, bambu dan tencel sulit dikomposkan.

Biodegradable sheet mask. Source: Femaledaily.com

Menurut Ashlee Piper, eco-lifestyle expert dan penulis Give a Sh*t: Do Good. Live Better. Save the Planet kemampuan sheet mask untuk dikomposkan bergantung pada bahan-bahan yang menyertainya. Jika sheet mask menggunakan bahan-bahan sintetis maka sheet mask tersebut tidak dapat dikomposkan, jika bahan yang digunakan natural, organic, dan mudah terurai, besar kemungkinan sheet mask ini dapat dikomposkan.

Ketika kita mecoba melihat proses pembuatan sheet mask dari hulu, kita perlu memperhatikan emisi dan jejak karbon yang dihasilkan untuk membuat sebuah produk yang hanya akan kita pakai selama ~15 menit saja. 1 buah sheet mask berbahan katun organik bisa membutuhkan puluhan liter air! Belum lagi penambahan bahan-bahan dan proses distribusi hingga sampai ke tangan kita.


Solusinya?

Untuk mendapatkan kulit yang baik tanpa merusak lingkungan tentunya bukan perkara yang mudah. Ada banyak hal yang perlu kita perhatikan dari mulai kemasan, bahan baku, dan etika ekstraksi bahan baku. Beberapa cara untuk mendapatkan kulit indah tanpa menggunakan sheet mask:

  1. Diet seimbang. Diet sangat berpengaruh pada kondisi kulit. Makan sembarangan seperti terlalu banyak lemak dan gorengan tentu akan membuat kondisi kulit menjadi tidak prima.
  2. Perbanyak minum air putih. Kulit kita membutuhkan hidrasi dari air minum. Untuk mendapatkan kulit yang kenyal, lembab dan glowing tentu membutuhkan asupan air yang baik untuk menjaga kelembaban kulit kita
  3. Buat masker alami. Kita bisa membuat masker dari bahan-bahan alami seperti pisang, timun dan buah/sayur lainnya sesuai dengan kebutuhan kulit kita masing-masing. Dengan begini, less-waste, sehat dan juga hemat!
  4. Beralih ke masker natural dengan kemasan aluminum/kertas sehingga mudah digunakan kembali atau di daur ulang.

Jadi gimana? masih mau pakai sheet mask? atau kamu ada ide /saran gimana caranya bisa tetep maskeran, tampil cantik tanpa merusak bumi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *