Skip to content
SustainationSustaination
  • About
    • Our Story
    • Our Services
    • Our Campaign
  • Blog
  • Collaborations
  • Contact
  • Rp 0
    • No products in the cart.

      Return to shop

  • Cart

    No products in the cart.

    Return to shop

  • Shop All
    • New Arrival
    • SustainOriginals
    • SustainLocals
    • SustainGoods
  • ON SALE!
  • Special Hampers
    • Hampers Lebaran 2026
    • Travel Kit Hampers
  • Health & Beauty
    • Bath & Shower
    • Body Care
    • Dental Care
    • Essential Oil & Blend
    • Feminine Hygiene
    • Face Care
    • Hair Care
    • Health Care
  • Home & Living
    • Bathroom
    • Composting
    • Gardening
    • Kitchen
    • Laundry & Cleaning
  • Mom & Baby
    • Baby Care
    • Cloth Diaper
    • Feeding
    • New Mom
  • Food
    • Cookies & Drinks
    • Spices & Herbs
    • Instant Food
  • On The Go
    • Travel
    • Bags
    • Eating & Drinking
  • Games & Stationary
  • Zero Waste Kits
  1. Home
  2. Blog
  3. /
  4. Blog

Blog

Mengenal Jenis dan Tipe Popok Clodi

Banyak Ibu merasa overwhelmed dan ribet ketika mau beralih ke popok clodi. Aku pun merasa begitu. Dan seperti biasa, perasaan ribet itu hadir karena aku sendiri belum mengenal tipe popok clodi. Plus belum mencoba hidup bersama popok clodi. Nah, disini aku ingin sekali mencoba membantu teman-teman untuk mengenal lebih dekat popok clodi dan juga jenis-jenisnya. Apa sih bedanya popok clodi dengan popok kain biasa? Ada ukuran apa saja sih? Yuk kita bahas satu-satu!

Mengapa Beralih ke Popok Kain (Clodi)?

Masih ingat jelas mungkin beberapa Mama disini, kalau zaman dulu, menggunakan popok kain yang bisa dicuci berkali-kali. Namun, dengan seiring semakin banyaknya iklan popok sekali pakai yang menawarkan kepraktisan. Ibu-ibu zaman now lebih memilih untuk menggunakan popok sekali pakai. Tapi, tahukah kamu berapa harga yang harus dibayar dari 'kepraktisan' yang ditawarkan dari popok sekali pakai? Yuk pelajari lebih lanjut mengapa kita sebaiknya beralih ke popok clodi!

Tips Merayakan hari Valentine minim sampah

Februari adalah bulan cinta karena ada hari valentine di dalamnya, walaupun sejujurnya buatku, bulan cinta itu ya seharusnya ada setiap bulan.. Siapa sih yang ngga mau di sayang-sayang? Aku, termasuk yang tidak merayakan, because to me, we should celebrate love everyday, no?, terutama the act of selflove! Tapiii, kalau kamu termasuk yang merayakan valentine's day setiap tahun, pastikan kamu merayakan hari cinta dengan penuh kesadaran akan cinta kita kepada bumi kita juga ya :)

10 Tips untuk Kamar Mandi Minim Sampah

Satu hal yang selalu kita lakukan di pagi hari sebelum berangkat ke sekolah atau ke kantor dalah menyikat gigi. Persatuan Dokter Gigi indonesia merekomendasikan untuk menyikat gigi 2 kali sehari. Area yang sangat vital akan produksi sampah di rumah adalah kamar mandi. Mengapa kamar mandi? Sebab, kita menggunakan banyak sekali produk-produk perawatan tubuh dalam keseharian kita di kamar mandi. Betul tidak? Lalu, bagaimana caranya memiliki kamar mandi yang minim sampah?

Bagaimana Mengajak Orang untuk Peduli Krisis Iklim?

We all know, kalau mengajak orang untuk berbuat baik, itu susah sekali, lebih susah daripada mengajak orang berbuat jahat *ups*. Apalagi, untuk mengajak orang untuk lebih peduli pada masalah krisis iklim, padahal masalah ini sudah ada di depan mata dan dampaknya sudah sangat terasa! Gimana ya caranya untuk mengajak orang lebih peduli terhadap isu iklim? I am not the expert, but I will share some tips to get you on board

Mengapa Susah Mengajak Orang Peduli Krisis Iklim?

Krisis iklim sudah terlihat nyata di depan mata, contoh nyatanya adalah Banjir awal tahun yang melanda Jabodetabek dan kebakaran besar yang melanda Australia. Kenapa ya, kok susah sekali membuat orang peduli pada masalah krisis iklim? Ada yang begini? ada yang sering banget mengalami ini? mungkin diacuhkan? disepelekan? atau bahkan dianggap 'sok' peduli dan kaum SJW? Stand with me, cause you know what? you are not alone!

Hubungan Plastik dan Krisis Iklim

Kita sering berbicara tentang masalah plastik sekali pakai terkait krisis iklim. Sering kali, kita 'hanya' menyoroti masalah sampah plastik yang ada di hilir. Namun, jika melihat masalah plastik sekali pakai secara lebih menyeluruh. Ternyata, masalah utama plastik sekali pakai bukan terletak di hulu atau bagian pembuangan. Melainkan di bagian Hilir, atau proses ekstraksi dan produksi, yang ternyata menyumbang gas-gas rumah kaca penyebab krisis iklim!

Krisis Iklim : Yuk Bicarakan Mulai Hari Ini!

Krisis iklim aka climate crisis atau yang dulu dikenal sebagai perubahan iklim belakangan sedang marak didiskusikan di dunia internasional. Kemunculan Greta Thurnberg sebagai ikon pergerakan dan perlawanan anak-anak muda terhadap permasalahan iklim. Dimulai dengan demo seorang diri di depan gedung parlemen swedia. Setahun kebelakang membuahkan kebangkitan perlawanan anak-anak muda di seluruh dunia. Lalu bagaimana tindakan yang efektif sesuai konteks kita?

Bahaya Kembang Api terhadap Lingkungan

Setiap pesta perayaan tahun baru, ataupun perayaan hari-hari spesial lainnya, pestakembang api hampir selalu menjadi bagian dari pesta. Akan tetapi, pernah kah kamu terpikirkan bahaya dibalik kemeriahan pesta kembang api terhadap lingkungan? Dikutip dari National Geographic, The American Pyrotechnics Association (APA) memperkirakan ada lebih dari 14.000 kembang api. Bayangkan berapa banyak kembang api yang dinyalakan saat tahun baru di seluruh dunia?

  • <
  • 1
  • …
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • …
  • 22
  • >
Bahaya Mikroplastik dan Cara Mengidentifikasinya

Benda apa yang lebih menyeramkan daripada kemasan plastik atau kantong plastik sekali pakai yang terurai ratusan tahun? Jawabannya "Microbeads Plastic" atau Mikroplastik atau nama lain nano plastik, mungkin Anda bingung tapi akan segera paham setelah tahu betapa bahaya Microbeads Plastic (Mikroplastik) ini. Di Inggris, 100,000 partikel plastik dalam bentuk microbeads terlepas ke saluran air dalam satu kali mandi.

Zero Waste : 6 Miskonsepsi yang Kamu Perlu Tahu

Tahun 2018 adalah tahun yang penuh pembelajaran untuk saya.  Di awal tahun 2018 ini saya memulai untuk belajar menerapkan dan memahami gaya hidup berkelanjutan dan minim sampah hingga akhirnya terbentuklah Sustaination. Dari satu tahun ini, saya belajar bahwa ada makna lebih dalam dari istilah zero waste yang sering kali kita kaitkan ‘hanya’ dengan nol sampah atau minim sampah rumah tangga dan plastik. Padahal, lebih dari itu, konsep zero waste akan lebih bermanfaat bila kita menerapkannya secara menyeluruh.

Memanusiakan Manusia dengan Memilah Sampah dari Rumah

‘Buanglah sampah pada tempatnya’ atau 'memilah sampah pada tempatnya' ? Sering kali tulisan ini kita temukan di tempat umum. Kalimat ini juga sudah menjadi slogan di banyak sekolah, dan kantor. Bagi kebanyakan orang, slogan ini cukup baik. Iya dong, buang sampah ditempatnya supaya jalanan ngga kotor. Buang sampah ditempatnya lebih baik daripada buang sampah di sungai atau membakar sampah. Well. I disagree. Bagi teman-teman yang sudah mengenal gaya hidup minim sampah, pasti tau kalau membuang sampah pada tempatnya saja  tidak cukup.

Insinerator sebagai solusi untuk masalah sampah Indonesia, tepatkah?

5 Desember kemarin, ramai pemberitaan bahwa Provinsi Jawa Barat akan menyebar insinerator di 50 titik di sekitar DAS Citarum tahun depan. Mengutip dari website DLH Jawa Barat: "Insinerator merupakan alat pembakar sampah yang dioperasikan menggunakan teknologi pembakaran dengan suhu tertentu. Alat ini bisa membakar sampah sampai habis."

Apakah Kemasan Tetra Pak Sustainable?

Sekitar satu minggu yang lalu, saya mendapat kesempatan untuk menghadiri perayaan satu dekade kolaborasi pengelolaan sampah kemasan antara Tetra Pak Indonesia dan Eco Bali Recycling. Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi para pihak terkait peran dan kontribusi pengelolaan sampah di provinsi Bali. Melalui acara ini, saya belajar lebih dekat tentang proses daur ulang Tetra Pak, yang sebelumnya pernah saya bahas secara mendalam disini.

Arti 7 Simbol Angka pada Kemasan Plastik

Tau ngga sih lambang 3 panah berkejaran memutar yang suka ada di bawah botol atau di belakang kemasan plastik? simbol plastik ini artinya apa sih? kebanyakan dari kita berpikir bahwa simbol 3 panah berkejaran dan memutar ini adalah simbol dari daur ulang atau plastik yang dapat di daur ulang. Lalu, apakah arti simbol angka pada kemasan Plastik? Simbol 3 panah ini pertama kali digunakan pada tahun 1988 untuk menmbedakan jenis-jenis tipe plastik atau resin. Simbol ini kemudian disebur dengan Resin Identification Code (RIC).

Pentingnya Hemat Listrik untuk Hidup Lebih Baik

Listrik bagi sebagian besar orang Indonesia sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Listrik bagi sebagian besar orang Indonesia yang hidup di kota besar merupakan hal yang biasa. Even, we often take it for granted, atau memakainya secara berlebihan. Meski gerakan hemat listrik sudah sering digaungkan. Listrik menciptakan kenyamanan dalam hidup kita setiap hari. Tapi, ternyata listrik belum bisa dinikmati oleh saudara-saudara kita di pelosok Indonesia lho!

Mengenal Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Lingkungan

Isu perubahan iklim telah banyak dibahas secara global. Namun, di Indonesia masih banyak orang yang belum mengenal apa itu perubahan iklim dan dampaknya terhadap lingkungan serta masa depan manusia. Yuk belajar lebih jauh tentang perubahan iklim! Iklim bisa kita deskripsikan sebagai rata-rata cuaca dalam rentang waktu tertentu. Perubahan Iklim berarti perubahan signifikan pada suhu, curah hujan, angin, yang berlangsung lama yaitu dalam satu dekade atau lebih.

Tips: Cara menghindari food waste mulai hari ini

Food waste atau makanan sisa, sering kali diartikan sebagai 'sampah' atau makanan tidak layak makan. Padahal, layak dan tidak layak itu masalah perspektif. Banyak supermarket dan swalayan mendefinisikan buah, sayur, makanan lain 'tidak layak makan dan jual' simply karena bentuknya jelek atau tidak mengundang selera. Salah satu contohnya adalah pisang berbintik coklat. Bagi sebagian orang, pisang yang berbintik coklat ini terkesan buruk rupa dan akan 'busuk'. Dan pada akhirnya, jika tidak ada yang membelinya, pisang ini akan berakhir ke TPA. 

  • <
  • 1
  • …
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • >
about us
  • Our Story
  • Our Services
  • Our Campaign
  • Career
information
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
  • FAQ
support
  • Track Your Order
  • How to Shop
  • Collaborations
  • Returns & Cancellations
stay in touch
  • Instagram
  • Youtube
  • Linkedin
  • Facebook
SIGNUP FOR NEWSLETTER

Sign up to receive #SustaiNews every Monday - only good news - about our Mother Earth and be the first one to get any special offer from us!


    I agree to the Terms and Conditions

    Copyright 2026 © Sustaination
    • Shop All
      • New Arrival
      • SustainOriginals
      • SustainLocals
      • SustainGoods
    • ON SALE!
    • Special Hampers
      • Hampers Lebaran 2026
      • Travel Kit Hampers
    • Health & Beauty
      • Face Care
      • Hair Care
      • Bath & Shower
      • Body Care
      • Dental Care
      • Essential Oil & Blend
      • Feminine Hygiene
      • Health Care
    • Home & Living
      • Bathroom
      • Composting
      • Gardening
      • Laundry & Cleaning
      • Kitchen
    • Mom & Baby
      • Baby Care
      • Cloth Diaper
      • Feeding
      • New Mom
    • Food
      • Cookies & Drinks
      • Spices & Herbs
      • Instant Food
    • On The Go
      • Travel
      • Bags
      • Eating & Drinking
    • Games & Stationary
    • Zero Waste Kits
    • Login
    • Newsletter

    Login

    Lost your password?

    Register