Pahami Bahaya Pembalut Sekali Pakai

Meskipun kita saat ini sudah hidup di jaman teknologi digital yang memudahkan untuk orang-orang mengakses informasi lewat internet, ternyata masih banyak yang tidak mengetahui bahaya pembalut sekali pakai. Bahkan masih cukup banyak wanita yang tidak menyadari bahwa produk yang mereka pakai selama ini saat masa haid tersebut juga membawa banyak dampak buruk bagi lingkungan. Padahal pembalut sekali pakai memiliki beberapa dampak negatif berikut:

  1. Pembalut mengandung bahan-bahan yang dapat mengancam kesehatan 
  2. Pembalut bisa menyebabkan ruam-ruam
  3. Fakta pembalut mencemari lingkungan
  4. Kandungan klorin pembalut memicu penyakit serius

Ingin tahu lebih lengkapnya tentang dampak-dampak tersebut? Simak ulasannya di bawah ini!

Bahan Berbahaya pada Pembalut Sekali Pakai

bahaya pembalut

Sudah bukan rahasia lagi bahwa pembalut konvensional yang selama ini dijual di pasaran secara umum dibuat dari bahan-bahan kimia berbahaya. Jadi kalau Kamu sampai sekarang masih berpikir bahwa pembalut hanyalah gumpalan kapas, coba baca lebih lanjut deh! Karena faktanya bahaya pembalut didukung oleh kandungan bahan-bahan ini:

  1. Klorin

Ini adalah zat yang hampir akan selalu dipakai dalam pembuatan pembalut konvensional. Karena zat ini yang membuat pembalut jadi putih bersih, zat yang sama bisa kita temukan di cairan pemutih. Bahayanya apa? zat ini bersifat karsinogenik, yang itu artinya bisa memicu kanker!

Bahkan menurut Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia 2020 Vol.3, selain klorin, pembalut konvensional pada umumnya juga mengandung bahan berbahaya dan beracun lainnya seperti dioxin, aditif petrokimia, dan serat sintesis.

  1. Pestisida

Mungkin Kamu tidak percaya bahwa ini juga terkandung dalam pembalut, tapi faktanya iya. Pembalut yang mengandung pestisida bisa berbahaya dan menimbulkan reaksi alergi berupa gatal, kemerahan, nyeri, dan bengkak.

  1. Pewangi

Wanita yang sedang menstruasi biasanya kurang PD karena aroma darah yang anyir. Mereka akan tertarik jika ada pembalut yang bisa menyamarkan aroma itu. Disitulah kemudian produsen pembalut menggunakan pewangi, sebagai nilai tambah produk. Padahal pewangi sering menyebabkan iritasi pada organ kewanitaan. 

  1. Pewarna & Pemutih

Zat ini juga yang membuat bahaya pembalut menjadi serius, karena kandungan pewarna bisa memicu alergi atau bahkan penyakit yang lebih serius. 

Pembalut Bisa Menyebabkan Ruam

bahaya pembalut

Tak jarang, pembalut juga menyebabkan ruam-ruam kemerahan pada pemakainya. Karena pembalut dipakai berulang-ulang, sedangkan kulit terus bergesekan dengan plastik. Apalagi untuk pemakai dengan jenis kulit yang sensitif. Bahkan dalam beberapa kasus yang lebih serius, juga menyebabkan bengkak dan rasa perih yang sangat tidak nyaman. Menstruasi pada akhirnya menjadi gangguan yang serius untuk aktivitas.

Apa yang menyebabkan pembalut seperti itu juga dari kandungan-kandungannya, terutama parfum atau pewangi tambahan di dalamnya. Jika hal ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama, bukan tidak mungkin pada akhirnya memunculkan masalah kulit yang serius. 

Fakta Pembalut Mencemari Lingkungan

Nah ini dia bahaya pembalut yang masih banyak tak diketahui oleh kaum hawa. Banyak yang menganggap kalau bahayanya berhenti pada persoalan kesehatan. Padahal faktanya sampah pembalut jadi salah satu masalah pencemaran yang serius. Bahkan berdasarkan penelitian Marine Conservation Society, setiap 100 meter area pantai ditemukan 4,8 pembalut, pantyliner atau tampon!

Lebih buruknya, pembalut tidak mudah terurai dan hanya menambah tumpukan sampah. Itu pun bisa menghasilkan gas metana yang mencemari lingkungan dan 25 kali lipat lebih berdampak pada pemanasan global dibanding karbon dioksida!

Kandungan Klorin Pembalut Memicu Penyakit Serius

Klorin yang bersifat karsinogenik faktanya juga bisa memicu masalah kesehatan lainnya. Karena klorin juga bersifat korosif yang sangat berpotensi mengiritasi kulit. Apalagi saat bereaksi, klorin akan menghasilkan zat dioksin yang bisa memicu sel kanker para organ reproduksi wanita. Dalam berbagai kasus, klorin memicu keputihan, gatal-gatal dan iritasi. Bahkan ahli kesehatan Andrea Donsky yang juga pendiri Naturally Savvy juga melakukan percobaan terkait ini dan mendapatkan data bahwa klorin bisa menyebabkan masalah serius pada organ reproduksi jika digunakan dalam jangka waktu yang lama.  

Sekarang Kamu sudah tahu bahwa bahaya pembalut dengan segala kandungannya tidak bisa diremehkan begitu saja. Selain juga menimbulkan masalah yang serius bagi lingkungan. Setelah ini apakah Kamu tetap akan bertahan dengan pembalut? Jika mulai terpikir untuk beralih, coba baca ini 10 Alasan Beralih ke Menstrual Cup untuk menjawab tuntas kegelisahanmu!

Leave a Reply

Your email address will not be published.